Aplikasi Just-In-Time pada Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Kentang (Studi kasus di Perusahaan Agronas Gizi Food Batu)

Wike Agustin Prima Dania, Usman Effendi, Firdha Anggasta

Abstract


Permasalahan yang timbul terkait dengan persediaan pada Perusahaan Agronas Gizi Food Batu adalah tingginya jumlah bahan baku (kentang) yang disimpan dalam gudang bahan baku dan tingginya keripik krecek dalam gudang WIP (Work in process). Selama ini perusahaan belum memiliki dan belum pernah menggunakan metode tertentu dalam melakukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku kentang, sehingga tingkat persediaan bahan baku kentang di gudang tinggi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menentukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku berdasarkan pendekatan JIT, menentukan dan membandingkan dengan metode tradisonal besar biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan dan menentukan jumlah optimum kanban. Berdasarkan hasil analisa data yang dilakukan, jumlah bahan baku yang harus dibeli sebesar 84.476,67 Kg sedangkan jumlah bahan baku yang diproduksi menjadi keripik kentang 84.178,21 Kg. Biaya pengendalian persediaan bahan baku berdasarkan pendekatan JIT sebesar Rp506.952.447,16 sedangkan biaya pengendalian persediaan WIP sebesar Rp2.361.933,34. Perbandingan biaya persediaan bahan baku berdasarkan pendekatan JIT dan sebelum menggunakan JIT sebesar Rp313.543.680,84 atau terjadi penghematan sebesar 38,21% sedangkan pada WIP sebesar Rp10.453.047,85 atau terjadi penghematan sebesar 81,57%. Jumlah kanban optimum untuk vendor kanban sebanyak satu dimana jumlah optimum kanban produksi memiliki nilai yang berbeda untuk setiap harinya.

Kata Kunci : Just-In-Time, Kanban, Pengendalian persediaan.


Keywords


just-in-time; kanban; pengendalian persediaan.

Full Text:

PDF

References


Bayo-Moriones, A., A. Bello-Pintado, J. Merino-Diaz-de-Cerio. 2008. The Role of Organizational Context and Infrastructure Practices in JIT Implementation. Journal of Operations & Production Management., 28(11): 1042-1066.

Emang, D., M. Shitan, A.N.A. Ghani, K.M. Noor. 2010. Forecasting with Univariate Time Series Models: A Case of Export Demand for Peninsular Malaysia’s Moulding and Chipboard. Journal of Sustainable Development., 3(3): 157-161.

Ishak, A. 2010. Manajemen Operasi. Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta.

Kakiay, T. J. 2004. Dasar Antrian Untuk Kehidupan Nyata. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Kusdibyo dan A. A. Asandhi 2004. Waktu Panen dan Penyimpanan Pasca Panen untuk Memperhatikan Mutu Umbi Kentang Olahan. Jurnal Ilmu Pertanian,11 (1): 51-62.

Koumanakos, D. P. 2008, ‘The effect of inventory management on firm performance’, International Journal of Productivity and Performance Management, vol. 57, pp. 355-369.

Maiga, A.S. and F.A. Jacob, 2008. Assessing JIT Performance: An Econometric Approach. Journal of Management Accounting Research., 20 (s1): 47-59.

Wang, S. Y. Ren, and B.R. Sarker. Minimizing WIP for Unbalanced Assembly Line in Value Stream Mapping. In the Proceedings of IIE Annual Conference. pp. 1-5.

Wang, S. and B.R. Sarker 2004. A Single-Stage Supply Chain System Controlled by kanban Under JIT Philosophy. Journal of the Operational Research Society 55(5): 485-494.

Young, A. E., B. N. Paske, C.T. Foltz, and E. Koster. 2008. Using Simulation Modeling to Establish Kanban Levels in a Server Manufacturing Environment. In the Proceedings of IIE Annual Conference. pp: 816-821.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2012 Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri